LPI Sari Bumi Pertajam Mutu Pembelajaran Al-Qur’an Melalui Supervisi Ummi Foundation
Sidoarjo, 12 Agustus 2026 — Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Sari Bumi terus memperjelas komitmennya dalam menghadirkan pendidikan Al-Qur’an dan program tahfidz yang berkualitas. Komitmen berkelanjutan ini diwujudkan melalui kegiatan supervisi dan evaluasi menyeluruh bersama Ummi Foundation (UF) dan Ummi Daerah (UMDA) yang diselenggarakan di jenjang KB-TK dan SD Islam Sari Bumi.
Rangkaian evaluasi ini berlangsung secara intensif di beberapa lokasi unit LPI Sari Bumi. Untuk jenjang KB dan TK, kegiatan dipusatkan di Gedung Fatimah. Sementara untuk jenjang SD, supervisi dilaksanakan terpadu di Gedung Abu Bakar, Masjid LPI Sari Bumi, serta Gedung Khadijah.
Agenda penjaminan mutu ini menghadirkan langsung Direktur Program Ummi Foundation, Ust. Ahmad Yusuf, M.Pd., dan Trainer Nasional Ummi Foundation, Ust. Mustaqim, M.Pd.I., yang berkolaborasi dengan Tim Supervisor LPI Sari Bumi serta Tim Koordinator dari jenjang KB-TK dan SD.
Optimalisasi Pembelajaran Usia Dini di Jenjang KB-TK
Pada jenjang Kelompok Bermain (KB), supervisi berfokus pada pendekatan psikologis dan pembiasaan positif agar peserta didik merasa nyaman dan antusias mempelajari Al-Qur’an sejak dini. Penggunaan media kartu peraga diperjelas fungsinya sebagai alat bantu visual untuk memudahkan anak mengenali kembali huruf-huruf hijaiyah saat menemui kesulitan.
Sementara itu, pada jenjang TK, penekanan diberikan pada pengawalan setiap tahapan pembelajaran agar proses interaksi di kelas berjalan sistematis. Hal ini mencakup optimalisasi peraga klasikal, penyelarasan standar bacaan, hingga pengelolaan iklim belajar yang responsif. Dalam program tahfidz, mekanisme murojaah (pengulangan) dan ziyadah (penambahan hafalan) ditata lebih terukur, termasuk pemanfaatan alokasi waktu khusus pada hari Jumat untuk mengawal pencapaian hafalan tiap siswa.
Pengawalan Tujuh Tahapan Pembelajaran Ummi
Salah satu perhatian utama dalam pembinaan jenjang KB-TK adalah konsistensi penerapan Tujuh Tahapan Pembelajaran Al-Qur’an Metodologi Ummi, yang meliputi:
- Pembukaan
- Apersepsi
- Penanaman Konsep
- Pemahaman Konsep
- Keterampilan
- Evaluasi
- Penutup
Penerapan ketujuh tahapan ini—yang dipadukan dengan pengelolaan waktu (time management) yang presisi—menjadi garansi agar pembelajaran Al-Qur’an di LPI Sari Bumi tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga memiliki standar mutu yang seragam di setiap kelas.
Penajaman Kapasitas SDM di Jenjang SD Islam Sari Bumi
Pada jenjang SD Islam Sari Bumi, pembinaan berfokus pada penguatan ekosistem pendidik yang mencakup tiga elemen kunci :
- Pendidik (Guru): Penajaman penguasaan metodologi Ummi dan tahfidz, penyamaan persepsi penilaian (rubrik evaluasi), peningkatan kepekaan mendeteksi kelemahan bacaan siswa, serta keahlian memberikan umpan balik (feedback) yang tepat sesuai perkembangan anak
- Koordinator Al-Qur’an: Peningkatan kualitas supervisi internal, identifikasi temuan kelas, serta perumusan solusi konkret untuk mendampingi dan memfasilitasi pertumbuhan profesionalitas guru.
- Supervisor LPI Sari Bumi: Pengembangan keterampilan coaching kepada koordinator, pengawalan ketat terhadap penerapan 10 Pilar Ummi, serta pemberian masukan strategis bagi manajemen dalam pengembangan mutu SDM.
Mendorong Budaya Evaluasi Berkelanjutan
Direktur Program Ummi Foundation, Ust. Ahmad Yusuf, M.Pd., menegaskan pentingnya supervisi berkala ini sebagai instrumen penjaminan mutu. "Evaluasi bukan sekadar agenda rutin, melainkan sarana untuk menjaga kemurnian metodologi dan memastikan setiap anak mendapatkan hak pembelajaran Al-Qur'an terbaik sesuai potensinya," ungkapnya di sela-sela kegiatan.
Melalui agenda ini, LPI Sari Bumi membuktikan bahwa evaluasi bukanlah akhir dari suatu proses, melainkan pijakan utama untuk terus bertumbuh. Sebagai tindak lanjut, LPI Sari Bumi akan menyelenggarakan program pembinaan berkala bagi seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan guna menjaga konsistensi penerapan standar Al-Qur'an secara terpadu.
LPI Sari Bumi — Islami, Mandiri, Berprestasi.