Serunya Menjadi Patriot Cilik: Santri Kelas 2 SD Islam Sari Bumi Jelajahi Jejak Sejarah di Kota Pahlawan
?SIDOARJO, 19 Agustus 2026 – Pagi yang cerah di halaman SD Islam Sari Bumi pada Rabu (19/8/2026) terasa jauh lebih semarak dan berbeda dari biasanya. Ratusan santri cilik kelas 2 tampak begitu antusias dengan senyum ceria yang tak lepas dari wajah mungil mereka. Berbekal ransel kecil di punggung, raut wajah penuh rasa ingin tahu, serta celoteh riang yang bersahut-sahutan, suasana sekolah pagi ini dipenuhi dengan semangat yang berkobar.
Hari itu, mereka bersiap untuk memulai sebuah petualangan seru yang bukan sekadar jalan-jalan biasa, melainkan langkah awal menjadi pahlawan masa depan dalam kegiatan Outing Class bertajuk "Patriot Cilik".
?Mengusung tema utama "Mengenal Jejak Sejarah di Kota Pahlawan", kegiatan pembelajaran luar kelas ini mengajak para santri menapaktilasi dua destinasi bersejarah kebanggaan Jawa Timur, yakni Monumen Kapal Selam (Monkasel) dan Tugu Pahlawan - Museum 10 November Surabaya.
?Wakil Kepaka Sekolah Bidang Kesiswaan SD Islam Sari Bumi, ustadz Ginarto, S.Pd., Gr. menegaskan bahwa program Outing Class ini dirancang secara khusus untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini kepada para santri.
?"Tujuan Patriot Cilik ini adalah; 1. Menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air bagi santri, 2. Belajar sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan," ujar Kepala Sekolah saat melepas keberangkatan para peserta didik.
?Berdasarkan modul pembelajaran yang dirancang dengan pendekatan Meaningful & Joyful Exploration, alur kegiatan disusun secara terstruktur untuk mengoptimalkan pembentukan karakter, literasi, serta nilai-nilai keislaman santri.
?Perjalanan dimulai pada pukul 07.00 pagi dengan briefing kelompok dan pembacaan Doa Safar. Di dalam kendaraan selama "Perjalanan Bertema Kebangsaan", suasana religius tetap terbangun dengan kegiatan Muraja'ah (mengulang hafalan surah) sembari anak-anak mengamati rute peta dan mendengarkan cerita singkat tentang Kota Surabaya.
?Sesampainya di destinasi pertama, Monumen Kapal Selam, para santri diajarkan langsung tentang "Budaya Antre" (mengucapkan salam, menjaga ketertiban, dan menjaga suara). Selama eksplorasi, anak-anak berkesempatan mengamati langsung kemegahan KRI Pasopati 410, menonton videorama sejarah operasi kapal selam, serta secara aktif mengisi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
?Petualangan sejarah kemudian berlanjut ke Tugu Pahlawan dan Museum 10 November. Di lokasi ini, mata anak-anak tak lepas dari berbagai koleksi foto, diorama, dan cerita heroisme arek-arek Suroboyo. Dari eksplorasi ini, santri didorong untuk mencari dan memaknai nilai-nilai keberanian, persatuan, dan cinta tanah air.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Outing Class, Ustadzah Novitasari, S.Pd.I., turut membagikan potret keseruan petualangan para santri selama kegiatan berlangsung.
?"Masya Allah, antusiasme anak-anak hari ini benar-benar luar biasa! Keseruannya sudah pecah sejak di dalam bus saat mereka asyik muraja'ah dan menebak rute peta bersama. Puncak ketakjuban mereka terlihat jelas saat merayap menyusuri lambung kapal selam sungguhan di Monkasel, hingga mata mereka yang berbinar-binar saat menyimak kisah keberanian pahlawan lewat diorama di Museum 10 November. Pendekatan belajar sambil berpetualang ini sukses membuat mereka tidak merasa sedang belajar sejarah yang kaku, melainkan benar-benar sedang terjun langsung menjadi sosok pahlawan cilik yang penuh semangat," ungkapnya dengan antusias.
?Sebagai sekolah Islam yang mengedepankan akhlak, agenda ISHOMA (Istirahat, Shalat, Makan) pada siang hari juga dijadikan momen penanaman karakter. Santri dibiasakan untuk menerapkan adab makan dan minum yang baik, mengelola sampah secara mandiri, dan melaksanakan shalat sesuai dengan pengaturan sekolah.
?Sebelum perjalanan pulang, rangkaian kegiatan Outing Class ditutup dengan sesi Jurnal Refleksi yang interaktif dan menyenangkan. Para santri diajak menjawab pertanyaan pemantik, memilih emoji yang mewakili perasaan mereka hari itu, serta menyebutkan sikap para pahlawan yang ingin mereka teladani.
Perjalanan kembali ke sekolah pun diiringi dengan rasa syukur atas keselamatan dan ilmu baru yang berharga. ?Melalui program Outing Class "Patriot Cilik" ini, SD Islam Sari Bumi berharap para santri tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara akademis dan berakhlak mulia, tetapi juga memiliki fondasi nasionalisme yang kuat demi merawat persatuan Bangsa Indonesia di masa depan.
SD Islam Sari Bumi
Islami Mandiri Berprestasi
?Kontak Media:
Admin: 085707676039
Website: www.sekolahsaribumi.sch.id